Home » ARTIKEL » AKURASI DATA PENILAIAN

AKURASI DATA PENILAIAN

wisnurat 02 Jul 2023 1.408

AUDIO BOOK 1

Ada ikatan kuat antara akurasi data dengan tugas guru dalam melakukan penilaian . Hal ini sangat serius. Oleh karenanya, saya membuat tulisan ini untuk mengingatkan kita sebagai guru yang sudah dipastikan selalu merekam data perkembangan hasil belajar siswa.

Ilham Junaid (2016:59-74) menjelaskan, “data yang diperoleh melalui penelitian harus akurat, artinya data yang dihasilkan harus memenuhi kriteria: valid, reliabel dan obyektif.”

Sebagai guru yang profesional, apalagi sudah memegang sertifikat pendidik, proses analisis data belajar perlu mendapat perhatian khusus. Rekaman data yang dikaporkan dalam raport pendidikan harus dapat memberikan gambaran prestasi belajaran siswa yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kriteria Akurasi Data

Parameter akurasi data mengacu pada sejauh mana data yang terkumpul merefleksikan kenyataan yang sebenarnya. Dalam konteks penelitian, akurasi data dapat diukur dengan membandingkan data yang diperoleh dengan sumber data yang valid atau dengan menggunakan teknik validasi data lainnya. Semakin tinggi tingkat akurasi data, semakin dapat diandalkannya hasil penelitian yang didasarkan pada data tersebut.

Berikut adalah kriteria data yang akurat :

  1. Valid
  2. Reliabel
  3. Objektif

AUDIO BOOK 2

Valid

Data valid adalah data yang akurat dan relevan dalam konteks penelitian atau tujuan penggunaannya. Termasuk kedalam data yang valid ketika data tersebut mencerminkan kenyataan yang sebenarnya dan dapat dipercaya.

Data valid dapat diukur dengan memastikan bahwa data yang dikumpulkan sesuai dengan pertanyaan penelitian. Bahwa data tersebut diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya.

Data yang tidak valid dapat menyebabkan kesalahan dalam analisis dan kesimpulan yang didasarkan pada data tersebut.

Reliabel

Data reliabel adalah data yang konsisten dan dapat diandalkan. Data yang reliabel harus dapat diukur secara konsisten dan memberikan hasil yang sama jika diukur ulang pada waktu yang berbeda atau oleh orang yang berbeda.

Untuk memastikan data yang reliabel, peneliti dapat menggunakan teknik pengukuran yang terstandardisasi, mengumpulkan data dari sumber yang dapat dipercaya, dan melakukan analisis statistik pada data tersebut.

Data yang tidak reliabel dapat menyebabkan kesalahan dalam analisis dan kesimpulan yang didasarkan pada data tersebut.

Objektif

Data objektif adalah data yang diperoleh tanpa adanya pengaruh atau interpretasi subjektif dari pihak yang mengumpulkan data. Kriterian data yang objektif, harus dapat diukur secara konsisten dan memberikan hasil yang sama jika diukur ulang pada waktu yang berbeda atau oleh orang yang berbeda.

Data objektif dapat diperoleh dengan menggunakan teknik pengukuran yang terstandardisasi, mengumpulkan data dari sumber yang dapat dipercaya, dan meminimalkan interpretasi subjektif dalam proses pengumpulan dan analisis data.

Data yang tidak objektif dapat menyebabkan bias dalam analisis dan kesimpulan yang didasarkan pada data tersebut.

Guru akan memiliki banyak bank soal atau instrumen sebagai alat ukur pencapaian prestasi belajar siswa. Setidanya dalam kurun waktu satu semester, sudah bisa dipastikan instrumen – instrumen tersebuat terdokumentasikan. Sebagai guru yang profesional, tentunya instrumen – instrumen tersebut sudah melalui proses validasi, riliabtilitas, dan memenuhi unsur objektifitas.

Semoga tulisan ini bermanfaat
Salam Inovasi Salam Implementasi

Daftar Pustaka

JUNAID, Ilham. Analisis data kualitatif dalam penelitian pariwisata. Jurnal Kepariwisataan, 2016, 10.1: 59-74.

Kadir, A. (2015). Menyusun dan menganalisis tes hasil belajar. Al-TA’DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan8(2), 70-81.

Ahmad, J. (2018). Desain penelitian analisis isi (Content analysis). Research Gate5(9), 1-20.

Ground Picture(2018). Group of School Kids With Teacher Looking to Tablet PC Computer in Classroom[Gambar]. Diakses pada tanggal 2 Juli 2023 dari https://www.shutterstock.com/id/image-photo/education-elementary-school-learning-technology-people-349602341

Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Diferensiasi Pembelajaran Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Diferensiasi Pembelajaran3 Taksonomi SOLO sebagai Alat Memetakan Kesiapan Belajar4 Mengapa SOLO Relevan untuk Diferensiasi?5 Diferensiasi Berdasarkan Level SOLO6 Diferensiasi Pertanyaan Menggunakan SOLO7 SOLO dan Assessment for Learning8 SOLO, Zona Perkembangan, dan Tantangan Belajar9 Tantangan dalam Implementasi Diferensiasi Berbasis SOLO10 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran11 Penutup12 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan utama …

Mengubah Rubrik Penilaian Menjadi Rubrik Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Keterbatasan Rubrik Penilaian Tradisional3 Taksonomi SOLO sebagai Dasar Pengembangan Rubrik4 Karakteristik Rubrik Berbasis SOLO5 Contoh Pengembangan Rubrik SOLO6 Rubrik SOLO dan Assessment for Learning7 Rubrik SOLO dan Pengembangan Growth Mindset8 Tantangan dalam Implementasi Rubrik SOLO9 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Rubrik merupakan salah satu instrumen penilaian yang banyak digunakan …

Membangun Budaya Belajar Berbasis SOLO di Kelas

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Ketika Belajar Hanya Berorientasi pada Nilai2 SOLO Sebagai Bahasa Belajar3 Seperti Apa Budaya Belajar Berbasis SOLO?4 Dari Self Assessment Menuju Kesadaran Belajar5 Ketika Rubrik, Pertanyaan, dan Diferensiasi Saling Terhubung6 Tanda-Tanda Budaya SOLO Mulai Tumbuh7 Membangun Budaya Membutuhkan Waktu8 Penutup Selama beberapa tahun terakhir, Taksonomi SOLO semakin dikenal di kalangan guru. Banyak pendidik mulai …

Mengidentifikasi Level SOLO Siswa dalam 5 Menit

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Mengapa Guru Perlu Mengidentifikasi Level SOLO?3 Lima Level dalam Taksonomi SOLO4 Mengidentifikasi Level SOLO dalam 5 Menit5 Mengapa Identifikasi Cepat Ini Penting?6 Tantangan dalam Mengidentifikasi Level SOLO7 Implikasi bagi Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran adalah memahami kualitas pemahaman siswa secara cepat dan akurat. …

Taksonomi SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Taksonomi SOLO3 SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar4 Lima Tahap Perjalanan Belajar dalam Taksonomi SOLO5 Mengapa Siswa Perlu Mengenal Posisi Belajarnya?6 SOLO dan Assessment for Learning7 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pembelajaran, guru sering menghadapi situasi yang menarik. Setelah menjelaskan suatu materi, guru bertanya kepada siswa: “Apakah …

Self Assessment Siswa Menggunakan Taksonomi SOLO

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Self Assessment dalam Perspektif Pembelajaran Modern3 Taksonomi SOLO sebagai Kerangka Refleksi Belajar4 Mengenalkan Bahasa SOLO kepada Siswa5 SOLO dan Pengembangan Metakognisi6 Praktik Self Assessment Berbasis SOLO di Kelas7 Dari Assessment of Learning Menuju Assessment as Learning8 Tantangan dalam Implementasi Self Assessment SOLO9 Implikasi bagi Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pendidikan …

x
x