- ARTIKELDiferensiasi Pembelajaran Berbasis Taksonomi SOLO
- ARTIKELMengubah Rubrik Penilaian Menjadi Rubrik Berbasis Taksonomi SOLO
- ARTIKELMembangun Budaya Belajar Berbasis SOLO di Kelas
- ARTIKELMengidentifikasi Level SOLO Siswa dalam 5 Menit
- ARTIKELTaksonomi SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar
- ARTIKELSelf Assessment Siswa Menggunakan Taksonomi SOLO
- MODEL PEMBELAJARANPenggunaan Taksonomi SOLO dalam Pembelajaran
- MODEL PEMBELAJARANTaxonomi SOLO
- MODEL PEMBELAJARANLembar Kerja Siswa PjBL
- MODEL PEMBELAJARANPerencanaan PjBL Berbasis PDCA. Mengatasi Sampah Daun di Lingkungan Sekolah

Temen – temen okeguru. Pastinya profesi guru tidak akan lepas dari membuat tulisan. Buat modul ajar, menulis buku, membuat jurnal dan masih banyak lagi.
Aktifitas mengutip sumber jadi hal pasti dilakukan saat membuat karya tulis. Jadi saya ingin berbagai pengalaman dengan teman-teman seputar membuat kutipan.
Kutipan adalah pengambilan atau penulisan kembali bagian atau seluruh isi dari sebuah sumber, seperti buku, artikel, atau website, yang digunakan sebagai referensi dalam sebuah tulisan atau karya akademik.
Aktifitas mengutip sumber bacaan digunakan untuk memberikan dukungan atau bukti terhadap argumen yang dibuat dalam tulisan atau karya akademik. Dan juga membantu menunjukkan sumber informasi yang digunakan dan memberikan penghargaan pada penulis asli dari sumber tersebut.

Ada beberapa cara untuk mengutip dari sebuah sumber. Ini akan tergantung pada jenis tulisan dan format kutipan yang digunakan.
Ditulisan ini, saya akan membahasa cara menulis kutipan berdasarkan jenisnya.
Jenis Kutipan
Ada dua jenis kutipan, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.
Kutipan Langsung
“Kutipan langsung merupakan suatu cara penggunaan kutipan yang biasanya dilakukan oleh seorang penulis. Caranya adalah dengan menulis kembali pikiran, pendapat, ide, atau gagasan orang lain yang sama persis dengan aslinya.”
Kutipan langsung memiliki 2 jenis, yaitu kutipan langsung panjang dan kutipan langsung pendek. Kutipan langsung panjang berisikan 40 kata atau lebih, dan bisa memakan 3 baris dari satu paragraf. Sementara kutipan langsung pendek memiliki jumlah kata di bawah 40, dan jumlah barisnya tidak mencapai 3 baris.
Misalnya seperti ini :
“Media pembelajaran adalah segala bentuk alat fisik yang dapat menyajikan pesan untuk belajar baik melalui buku, film, kaset, dan media pendidikan lainnya” (Briggs, 1970)
atau
Briggs (1970), mengungkapkan pendapat yaitu “media pembelajaran adalah segala bentuk alat fisik yang dapat menyajikan pesan untuk belajar baik melalui buku, film, kaset, dan media pendidikan lainnya.”
Kutipan Tidak Langsung
Kutipan tidak langsung adalah jenis kutipan yang mengambil inti sari dari isi sumber bacaan dengan tanpa mengurangi makna sebenarnya.
Sehingga, untuk penulisannya bisa dengan cara meringkas atau menyimpulkan pendapat atau menuliskan inti sari dari sumber bacaan dengan gaya bahasa sendiri.
Misalnya seperti ini :
Kecerdasan buatan merupakan suatu sistem yang di dalamnya terdapat entitas ilmiah yang berfungsi untuk memproses data eksternal secara cepat dan akurat (Michelle Doe, 2016: 27).
Jika dikutip tidak langsung, maka akan seperti berikut ini:
Michelle Doe (2016: 27) berpendapat bahwa kecerdasan buatan merupakan suatu sistem yang di dalamnya terdapat entitas ilmiah yang berfungsi untuk memproses data eksternal secara cepat dan akurat.
Semoga tulisan ini bermanfaat
Salam Inovasi Salam Implementasi
Daftar Pustaka
Fauzan Tri Nugroho. (2021). Cara Menulis Kutipan yang Benar, Lengkap Beserta Contohnya. Diakses pada 2 Juli 2023, dari https://www.bola.com/ragam/read/4581198/cara-menulis-kutipan-yang-benar-lengkap-beserta-contohnya.
Siti Badriyah. (2021). Cara Menulis Kutipan Langsung dan Tidak Langsung Beserta Contohnya. Diakses pada 2 Juli 2023, dari https://www.gramedia.com/literasi/cara-menulis-kutipan-langsung-dan-tidak-langsung/.
Yusuf Abdhul. (2023). Cara Menulis Kutipan: Dari Orang Lain, Jurnal, Buku dan Internet. Diakses pada 2 Juli 2023, dari https://www.gramedia.com/literasi/cara-menulis-kutipan-langsung-dan-tidak-langsung/.
wisnurat
Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.
wisnurat
07 Jun 2026
Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Diferensiasi Pembelajaran3 Taksonomi SOLO sebagai Alat Memetakan Kesiapan Belajar4 Mengapa SOLO Relevan untuk Diferensiasi?5 Diferensiasi Berdasarkan Level SOLO6 Diferensiasi Pertanyaan Menggunakan SOLO7 SOLO dan Assessment for Learning8 SOLO, Zona Perkembangan, dan Tantangan Belajar9 Tantangan dalam Implementasi Diferensiasi Berbasis SOLO10 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran11 Penutup12 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan utama …
wisnurat
07 Jun 2026
Daftar Isi1 Pendahuluan2 Keterbatasan Rubrik Penilaian Tradisional3 Taksonomi SOLO sebagai Dasar Pengembangan Rubrik4 Karakteristik Rubrik Berbasis SOLO5 Contoh Pengembangan Rubrik SOLO6 Rubrik SOLO dan Assessment for Learning7 Rubrik SOLO dan Pengembangan Growth Mindset8 Tantangan dalam Implementasi Rubrik SOLO9 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Rubrik merupakan salah satu instrumen penilaian yang banyak digunakan …
wisnurat
07 Jun 2026
Daftar Isi1 Ketika Belajar Hanya Berorientasi pada Nilai2 SOLO Sebagai Bahasa Belajar3 Seperti Apa Budaya Belajar Berbasis SOLO?4 Dari Self Assessment Menuju Kesadaran Belajar5 Ketika Rubrik, Pertanyaan, dan Diferensiasi Saling Terhubung6 Tanda-Tanda Budaya SOLO Mulai Tumbuh7 Membangun Budaya Membutuhkan Waktu8 Penutup Selama beberapa tahun terakhir, Taksonomi SOLO semakin dikenal di kalangan guru. Banyak pendidik mulai …
wisnurat
06 Jun 2026
Daftar Isi1 Pendahuluan2 Mengapa Guru Perlu Mengidentifikasi Level SOLO?3 Lima Level dalam Taksonomi SOLO4 Mengidentifikasi Level SOLO dalam 5 Menit5 Mengapa Identifikasi Cepat Ini Penting?6 Tantangan dalam Mengidentifikasi Level SOLO7 Implikasi bagi Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran adalah memahami kualitas pemahaman siswa secara cepat dan akurat. …
wisnurat
06 Jun 2026
Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Taksonomi SOLO3 SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar4 Lima Tahap Perjalanan Belajar dalam Taksonomi SOLO5 Mengapa Siswa Perlu Mengenal Posisi Belajarnya?6 SOLO dan Assessment for Learning7 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pembelajaran, guru sering menghadapi situasi yang menarik. Setelah menjelaskan suatu materi, guru bertanya kepada siswa: “Apakah …
wisnurat
06 Jun 2026
Daftar Isi1 Pendahuluan2 Self Assessment dalam Perspektif Pembelajaran Modern3 Taksonomi SOLO sebagai Kerangka Refleksi Belajar4 Mengenalkan Bahasa SOLO kepada Siswa5 SOLO dan Pengembangan Metakognisi6 Praktik Self Assessment Berbasis SOLO di Kelas7 Dari Assessment of Learning Menuju Assessment as Learning8 Tantangan dalam Implementasi Self Assessment SOLO9 Implikasi bagi Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pendidikan …
28 Mar 2018 234.449 views
Daftar Isi1 “Bagaimana sih alur pembelajaran inquiry diimplementasikan dalam proses pembelajaran?”2 Lima Langkah Utama Model Pembelajaran Ikuiri3 Tips untuk Implementasi di Kelas4 Contoh Rancangan Pembelajaran Inquiry Learning “Bagaimana sih alur pembelajaran inquiry diimplementasikan dalam proses pembelajaran?” Pertanyaan menarik yang perlu kita ulik jawabannya. Coba deh temen-temen cek isi dokumen Capaian Pembelajaran . Model Pembelajaran Inquiry …
02 Jul 2022 58.388 views
Daftar Isi1 Pilihan Cara Merumuskan Tujuan Pembelajaran2 Contoh Rumusan Tujuan Pembelajaran3 Download Format Rumusan TP Di dalam Kurikulum Merdeka. Pemerintah menetapkan Capaian Pembelajaran (CP) sebagai kompetensi yang ditargetkan. Namun demikian, CP tidak cukup konkret untuk memandu kegiatan pembelajaran sehari-hari. CP perlu diurai menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan konkret, yang dicapai satu persatu oleh …
28 May 2016 36.668 views
Semangat literasi mengundang ketertarikan saya untuk menikmati buku bacaan baru dan akkirnya berlabuh pada “68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013” yang ditulis Aris Shoimin. Proses belajar mengajar dipengaruhi emosi. Apabila siswa merasa terpaksa mengikuti proses pembelajaran, mereka akan kesulitan memahami materi yang disampaikan guru. Maka dari itu, semestinya guru mampu menciptakan suasana kondusif sehingga …
13 Dec 2021 34.580 views
Daftar Isi1 Sintak Model Pembelajaran Demonstrasi2 Langkah langkah Model Pembelajaran Demonstrasi3 Kelebihan Model Pembelajaran Demonstrasi4 Kekurangan Model Pembelajaran Demonstrasi Model pembelajaran demonstrasi adalah model pembelajaran dengan skenario peragaan. Bisa memperagakan kejadian, urutan akifitas, kejadian atau cara penggunaan alat tertentu. Peragaan bisa dilakukan secara langsung atau dengan menggunakan perantara media pembelajaran. Sintak Model Pembelajaran Demonstrasi Lalu, …
01 Oct 2021 31.752 views
Daftar Isi1 Prinsip Pembelajaran Cooperative Learning2 Sintak Pembelajaran Cooperative Learning3 Langkah – langkah Pembelajaran Cooperative Learning Okeguru.com – Model pembelajaran cooperative learning. Halo teman-teman Okeguru.Kita tahu di dalam kelas terdapat siswa yang bervariatif. Mulai dari latar belakang suku, kebiasaan dan akhirnya membentuk karakter yang unik. Kondisi ini menuntut kita untuk mencari model pembelajaran yang tepat. …





Comments are not available at the moment.