Home » ARTIKEL » KUTIPAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG

KUTIPAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG

wisnurat 16 Jul 2023 2.499

Guru tidak akan pernah jauh dari kegiatan menulis dan membuat kutipan. Berbagaimacam sumber referensi dijadikan bahan tulisan. Sudah dipastikan sebagian isinya membuat mengutip dari sumber lain sebagai referensi. Sehingga kegiatan membuat kutipan akan selalu dekat aktivitas guru.

Menuliskan kutipan didalam tulisan memberikan manfaat. Setidaknya ada 5 manfaat yang bisa diperoleh.

menulis kutipan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kutip memiliki arti mengambil perkataan atau kalimat dari buku dan sebagainya, sedangkan kutipan merupakan pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri.

Sobat okeguru. Ada dua jenis kutipan yang bisa digunakan. Kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

Kutipan Langsung

Siti Badriyah, mengatakan dalam tulisannya di gramedia.com bahwa “Kutipan langsung adalah bentuk kutipan yang menyalin langsung dari sumber teks asli, tanpa melakukan perubahan apapun dalam penulisannya.”

Kutipan langsung terbagi menjadi 2, yaitu kutipan lansung panjang dan kutipan langsung pendek.

a. Kutipan Langsung Panjang

Kutipan langsung panjang biasanya disebut dengan Blockquote yaitu jenis kutipan yang paling sering digunakan dalam berbagai karya ilmiah. Syarat yang harus diperhatikan saat membuat kutipan langsung panjang, adalah sebagai berikut:

  1. American Psychological Association atau biasa disingkat dengan APA Style menyatakan bahwa kutipan langsung panjang harus melebihi 40 kata.
  2. Modern Language Association atau dapat disingkat menjadi MLA Style memberikan syarat bahwa kutipan langsung panjang harus melebihi 4 baris.
  3. Apabila seorang penulis membuat kutipan dari sumber bacaan hingga lebih dari 4 baris, maka kalimat yang telah dibuat kutipan dapat diketik pada baris atau paragraf berikutnya

b. Kutipan Langsung Pendek

Kutipan langsung pendek adalah kalimat kutipan yang diambil dari sumber bacaan tidak lebih dari 4 baris. Kata yang dimasukkan dalam kutipan langsung pendek menjadi bagian atau kelanjutan dari tulisan penulis.

Sobat okeguru bisa mengetahui ciri-ciri kutipan langsung pendek dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Terkendali langsung dengan teks;
  2. Jarak antara baris sama dengan teks;
  3. Diapit dengan tanda 2 koma atau kutip; dan
  4. Kutipan tidak melebihi empat baris.

Kutipan Tidak Langsung

Menurut karyatulisku.com (2022), “tidak langsung adalah pinjaman kalimat yang ditulis ulang dengan redaksi yang berbeda.”

Sobat okeguru bisa memilih 2 alternatif saat menulis kutipan tidak langsung. Pertama adalah dengan melakukan parafrase dari kutipan, yaitu mengganti sejumlah kata dan kalimat tanpa mengubah makna kutipan. Atau bisa menggunakan alternatif kedua, yaitu dengan merangkum, meringkas, dan menyimpulkan isi dari kutipan.

Daftar Pustaka

Fauzan Tri Nugroho. (2021). Cara Menulis Kutipan yang Benar, Lengkap Beserta Contohnya. Diakses pada 2 Juli 2023, dari https://www.bola.com/ragam/read/4581198/cara-menulis-kutipan-yang-benar-lengkap-beserta-contohnya.

Siti Badriyah. (2021). Cara Menulis Kutipan Langsung dan Tidak Langsung Beserta Contohnya. Diakses pada 2 Juli 2023, dari https://www.gramedia.com/literasi/cara-menulis-kutipan-langsung-dan-tidak-langsung/.

Yusuf Abdhul. (2023). Cara Menulis Kutipan: Dari Orang Lain, Jurnal, Buku dan Internet. Diakses pada 2 Juli 2023, dari https://www.gramedia.com/literasi/cara-menulis-kutipan-langsung-dan-tidak-langsung/.

Karyatulisku.com. (2022). Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung. Diakses pada 16 Juli 2023, dari https://karyatulisku.com/perbedaan-kutipan-langsung-dan-tidak-langsung/

Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Diferensiasi Pembelajaran Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Diferensiasi Pembelajaran3 Taksonomi SOLO sebagai Alat Memetakan Kesiapan Belajar4 Mengapa SOLO Relevan untuk Diferensiasi?5 Diferensiasi Berdasarkan Level SOLO6 Diferensiasi Pertanyaan Menggunakan SOLO7 SOLO dan Assessment for Learning8 SOLO, Zona Perkembangan, dan Tantangan Belajar9 Tantangan dalam Implementasi Diferensiasi Berbasis SOLO10 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran11 Penutup12 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan utama …

Mengubah Rubrik Penilaian Menjadi Rubrik Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Keterbatasan Rubrik Penilaian Tradisional3 Taksonomi SOLO sebagai Dasar Pengembangan Rubrik4 Karakteristik Rubrik Berbasis SOLO5 Contoh Pengembangan Rubrik SOLO6 Rubrik SOLO dan Assessment for Learning7 Rubrik SOLO dan Pengembangan Growth Mindset8 Tantangan dalam Implementasi Rubrik SOLO9 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Rubrik merupakan salah satu instrumen penilaian yang banyak digunakan …

Membangun Budaya Belajar Berbasis SOLO di Kelas

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Ketika Belajar Hanya Berorientasi pada Nilai2 SOLO Sebagai Bahasa Belajar3 Seperti Apa Budaya Belajar Berbasis SOLO?4 Dari Self Assessment Menuju Kesadaran Belajar5 Ketika Rubrik, Pertanyaan, dan Diferensiasi Saling Terhubung6 Tanda-Tanda Budaya SOLO Mulai Tumbuh7 Membangun Budaya Membutuhkan Waktu8 Penutup Selama beberapa tahun terakhir, Taksonomi SOLO semakin dikenal di kalangan guru. Banyak pendidik mulai …

Mengidentifikasi Level SOLO Siswa dalam 5 Menit

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Mengapa Guru Perlu Mengidentifikasi Level SOLO?3 Lima Level dalam Taksonomi SOLO4 Mengidentifikasi Level SOLO dalam 5 Menit5 Mengapa Identifikasi Cepat Ini Penting?6 Tantangan dalam Mengidentifikasi Level SOLO7 Implikasi bagi Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran adalah memahami kualitas pemahaman siswa secara cepat dan akurat. …

Taksonomi SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Taksonomi SOLO3 SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar4 Lima Tahap Perjalanan Belajar dalam Taksonomi SOLO5 Mengapa Siswa Perlu Mengenal Posisi Belajarnya?6 SOLO dan Assessment for Learning7 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pembelajaran, guru sering menghadapi situasi yang menarik. Setelah menjelaskan suatu materi, guru bertanya kepada siswa: “Apakah …

Self Assessment Siswa Menggunakan Taksonomi SOLO

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Self Assessment dalam Perspektif Pembelajaran Modern3 Taksonomi SOLO sebagai Kerangka Refleksi Belajar4 Mengenalkan Bahasa SOLO kepada Siswa5 SOLO dan Pengembangan Metakognisi6 Praktik Self Assessment Berbasis SOLO di Kelas7 Dari Assessment of Learning Menuju Assessment as Learning8 Tantangan dalam Implementasi Self Assessment SOLO9 Implikasi bagi Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pendidikan …

x
x