- MEDIA PEMBELAJARANDesain Learning Log Berbasis Taksonomi SOLO
- METODE PEMBELAJARANLevel Berpikir Siswa ala Taksonomi SOLO – Panduan Ringkas untuk Temen-Temen Okeguru
- METODE PEMBELAJARAN3 Metode Atasi Brainrot
- METODE PEMBELAJARANGamifikasi Pembelajaran
- MODEL PEMBELAJARANProject Base Learning
- METODE PEMBELAJARANMetode Pomodoro
- MODEL PEMBELAJARANEmpat Level Inquiry Learning
- MODEL PEMBELAJARANInquiry Learning Model
- ARTIKELPembelajaran Mendalam
- ARTIKELDimensi Kompetensi Psikomotor

Ragam Cooperative Learning untuk Sukses Pembelajaran
Daftar Isi
Dalam dunia pendidikan, pendekatan pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) telah mendapatkan perhatian yang semakin besar karena efektivitasnya dalam meningkatkan prestasi belajar, keterampilan sosial, dan sikap positif siswa.
Berbeda dengan pembelajaran tradisional yang berfokus pada kerja mandiri, pembelajaran kooperatif menekankan kerja sama antara siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Melalui kerja sama dalam kelompok kecil, siswa saling membantu dan belajar dari satu sama lain, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan interaktif. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, serta mengembangkan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan berpikir kritis mereka.
Sejak tahun 1990-an, berbagai macam model pembelajaran kooperatif telah dikembangkan dan diterapkan di kelas. Berikut ini adalah beberapa contoh model pembelajaran kooperatif yang populer dan efektif:
Jigsaw
Model Jigsaw dikembangkan oleh Robert Slavin pada tahun 1985. Dalam model ini, siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang heterogen. Setiap siswa dalam kelompok diberi tugas untuk mempelajari bagian tertentu dari materi pelajaran secara mendalam. Setelah setiap siswa memahami bagiannya masing-masing, mereka akan bertemu dengan siswa dari kelompok lain yang mempelajari bagian yang berbeda untuk saling mengajarkan apa yang mereka pelajari.
Think-Pair-Share
Model Think-Pair-Share dikembangkan oleh Frank Lyman pada tahun 1981. Model ini sederhana dan mudah diterapkan, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai situasi pembelajaran. Dalam model ini, siswa terlebih dahulu berpikir secara mandiri tentang suatu pertanyaan atau masalah (think). Kemudian, siswa berpasangan untuk saling mendiskusikan pemikiran mereka (pair). Setelah itu, siswa berbagi pemikiran mereka dengan seluruh kelas (share).
Student Team Achievement Division (STAD)
Model STAD juga dikembangkan oleh Robert Slavin pada tahun 1981. Model ini menekankan pentingnya akuntabilitas individu dan kelompok. Dalam model ini, siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang heterogen. Setiap siswa dalam kelompok diberi tes individu untuk mengukur penguasaan mereka terhadap materi pelajaran. Skor individu kemudian dirata-ratakan untuk menghasilkan skor kelompok. Kelompok dengan skor tertinggi akan diberikan penghargaan.
Teams Games Tournament (TGT)
Model TGT dikembangkan oleh Robert Slavin pada tahun 1985. Model ini menggabungkan unsur pembelajaran kooperatif dan permainan. Dalam model ini, siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang heterogen. Setiap siswa dalam kelompok mempelajari bagian tertentu dari materi pelajaran. Setelah itu, siswa dari kelompok yang berbeda akan bertanding dalam permainan yang mengukur penguasaan mereka terhadap materi pelajaran.
Numbered Heads Together (NHT)
Model NHT dikembangkan oleh Robert Slavin pada tahun 1989. Model ini sederhana dan efektif untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam diskusi kelas. Dalam model ini, siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang heterogen. Setiap siswa dalam kelompok diberi nomor. Guru kemudian akan mengajukan pertanyaan kepada kelompok dan memberikan nomor tertentu. Siswa dengan nomor yang disebutkan harus menjawab pertanyaan tersebut. Jika siswa tidak dapat menjawab pertanyaan, siswa lain dalam kelompok dapat membantu.
Semoga bermanfaat
Salam Inovasi Salam Implementasi
Daftar Pustaka
Slavin, R. E. (1985). Cooperative learning: Theory, research, and practice. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Slavin, R. E. (1989). Student team achievement divisions (STAD). Journal of Research in Education, 23(2), 28-35.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1999). Learning together: Group theory and cooperative learning. Boston: Allyn & Bacon.
Kagan, S. (1994). Structures for cooperative learning: Teaching, learning, and teambuilding. San Clemente, CA: Kagan Cooperative Learning.
Lucas, H. (2001). Collaborative learning: A guide to success in higher education. London: Routledge.
Prince, M. (2004). Does active learning work? A review of the research. Journal of engineering education, 93(3), 223-231.
Freeman, S., Eddy, S., McDonough, M., Smith, M. C., Okoroafor, N., Jordt, H., & Wenderoth, M. P. (2014). Active learning increases student engagement in science. Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(23), 8410-8415.
Sanjaya, W. (2006). Model-model pembelajaran inovatif. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Majid, A. (2002). Pembelajaran kooperatif: Konsep, strategi, dan teknik. Bandung: PT
wisnurat
Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.
wisnurat
12 Aug 2025
Daftar Isi1 Cara Membuat Learning Log2 Manfaat untuk Guru dan Siswa3 Contoh Learning Log Temen-temen okeguru, learning log itu ibarat “buku catatan perjalanan belajar” siswa. Nah, Taksonomi SOLO bisa dipakai sebagai kerangka untuk menyusunnya, supaya siswa tidak hanya mencatat apa yang mereka lakukan, tapi juga mengukur sejauh mana tingkat pemahaman mereka berkembang. Learning log yang …
wisnurat
16 Mar 2025
Daftar Isi1 Fenomena Brain Rot dan Penggunaan Gadget yang Berlebihan2 Project-Based Learning (PBL) sebagai Solusi3 Gamifikasi dalam Pembelajaran4 Metode Pomodoro untuk Meningkatkan Fokus5 Integrasi Ketiga Metode untuk Mengatasi Brain Rot6 Referensi Tulisan sebelumnya pernah saya posting masalah Brain rot di kalangan siswa. Akibat terpapar penggunaan gadget terlalu sering. Fenomena ini sudah masiv terjadi. Tidak cukup …
wisnurat
16 Mar 2025
Daftar Isi1 Tokoh di Balik Project Based Learning (PBL)2 Sejarah Perkembangan Project Base Learning3 Prinsip Dasar Project Base Learning4 Sintaks (Langkah-Langkah) Project Base Learning5 Implementasi PBL di Kelas6 Manfaat PBL7 Tantangan8 Referensi Temen-temen guru! Model pembelajaran Project Base Learning (PBL), jadi salah satu model pembelajaran yang semakin populer. Model ini punya kemampuan untuk melibatkan siswa secara …
wisnurat
09 Mar 2025
Daftar Isi1 Adakah perbedaannya ?2 Confirmation Inquiry (Inkuiri Konfirmasi)3 Structured Inquiry (Inkuiri Terstruktur)4 Guided Inquiry (Inkuiri Terbimbing)5 Open Inquiry (Inkuiri Terbuka)6 Perbandingan Singkat7 Kapan Menggunakan Masing-masing Level?8 Referensi Haloo rekan-rekan okeguru! Menurut Banchi & Bell (2008), Inquiry Learning dapat dibagi menjadi empat level: Adakah perbedaannya ? Tentu saja! Keempat level Inquiry Learning yang terdiri dari Confirmation …
wisnurat
09 Mar 2025
Daftar Isi1 Tokoh di Balik Inquiry Learning2 Apa Itu Inquiry Learning?3 Konsep Umum Inquiry Learning4 Manfaat Inquiry Learning bagi Siswa5 Contoh Penerapan Inquiry Learning di Kelas6 Refleksi untuk Rekan Guru7 Referensi Halo, rekan-rekan oke guru! Pernahkah Anda merasa bahwa pembelajaran di kelas akan lebih bermakna jika siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga aktif mengeksplorasi …
wisnurat
07 Jan 2025
Daftar Isi1 Apa Itu Surface Learning?2 Karakteristik Surface Learning3 Faktor yang Mempengaruhi Surface Learning4 Mengatasi Surface Learning dalam Pengajaran5 Referensi Pemahaman tentang berbagai pendekatan pembelajaran sangat penting bagi para pendidik. Selain Deep Learning, saat ini sedang jadi topik pembahasan dikalangan guru Indonesia. Pendekatan pembelajaran lain yang perlu diketahui adalah surface learning. Pendekatan ini memiliki karakteristik …
28 Mar 2018 228.925 views
Daftar Isi1 Lima Langkah Utama2 Tips untuk Implementasi di Kelas3 Contoh Rancangan Pembelajaran Inquiry Learning Langkah-langkah implementasi Inquiry Learning di kelas dapat disesuaikan dengan tingkat kemandirian siswa dan kompleksitas topik yang diajarkan. Namun, secara umum, ada 5 langkah utama yang dapat Anda ikuti untuk menerapkan model ini di kelas. Berikut penjelasannya: Lima Langkah Utama Langkah 1: Orientasi (Mengenalkan Topik …
02 Jul 2022 57.811 views
Daftar Isi1 Pilihan Cara Merumuskan Tujuan Pembelajaran2 Contoh Rumusan Tujuan Pembelajaran3 Download Format Rumusan TP Di dalam Kurikulum Merdeka. Pemerintah menetapkan Capaian Pembelajaran (CP) sebagai kompetensi yang ditargetkan. Namun demikian, CP tidak cukup konkret untuk memandu kegiatan pembelajaran sehari-hari. CP perlu diurai menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan konkret, yang dicapai satu persatu oleh …
28 May 2016 35.938 views
Semangat literasi mengundang ketertarikan saya untuk menikmati buku bacaan baru dan akkirnya berlabuh pada “68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013” yang ditulis Aris Shoimin. Proses belajar mengajar dipengaruhi emosi. Apabila siswa merasa terpaksa mengikuti proses pembelajaran, mereka akan kesulitan memahami materi yang disampaikan guru. Maka dari itu, semestinya guru mampu menciptakan suasana kondusif sehingga …
13 Dec 2021 33.632 views
Daftar Isi1 Sintak Model Pembelajaran Demonstrasi2 Langkah langkah Model Pembelajaran Demonstrasi3 Kelebihan Model Pembelajaran Demonstrasi4 Kekurangan Model Pembelajaran Demonstrasi Model pembelajaran demonstrasi adalah model pembelajaran dengan skenario peragaan. Bisa memperagakan kejadian, urutan akifitas, kejadian atau cara penggunaan alat tertentu. Peragaan bisa dilakukan secara langsung atau dengan menggunakan perantara media pembelajaran. Sintak Model Pembelajaran Demonstrasi Lalu, …
01 Oct 2021 30.269 views
Daftar Isi1 Prinsip Pembelajaran Cooperative Learning2 Sintak Pembelajaran Cooperative Learning3 Langkah – langkah Pembelajaran Cooperative Learning Okeguru.com – Model pembelajaran cooperative learning. Halo teman-teman Okeguru.Kita tahu di dalam kelas terdapat siswa yang bervariatif. Mulai dari latar belakang suku, kebiasaan dan akhirnya membentuk karakter yang unik. Kondisi ini menuntut kita untuk mencari model pembelajaran yang tepat. …





Comments are not available at the moment.