Miskonsepsi Guru Implementasi Kurikulum Merdeka
Home » ARTIKEL » TUGAS UTAMA GURU

TUGAS UTAMA GURU

wisnurat 26 Jun 2023 1.787

Tugas utama guru diatur oleh undang – undang nomor 14 tahun 2005. Tersurat jelan di dalamnya bahwa “Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.” (Bab 1, pasal 1, ayat 1)

Tugas Guru

Menurut undang-undang pendidikan di berbagai negara, termasuk Indonesia, tugas utama guru adalah sebagai berikut:

1. Memberikan pengajaran: Guru bertanggung jawab untuk menyampaikan materi pelajaran kepada siswa sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan. Mereka harus mempersiapkan dan menyampaikan materi dengan jelas dan efektif agar siswa dapat memahami dan menguasai materi yang diajarkan.

2. Membimbing dan mendidik: Guru berperan sebagai pembimbing dan pendidik bagi siswa. Mereka harus membantu siswa dalam pengembangan kognitif, emosional, dan sosial mereka. Guru juga diharapkan memberikan dorongan, motivasi, dan dukungan kepada siswa dalam mencapai potensi maksimal mereka.

3. Menilai dan mengevaluasi: Guru bertugas menilai dan mengevaluasi kemajuan belajar siswa. Mereka harus menyusun dan melaksanakan penilaian yang objektif untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Hasil penilaian tersebut digunakan untuk memberikan umpan balik kepada siswa dan menentukan keberhasilan mereka dalam mencapai tujuan pembelajaran.

4. Mengelola kelas: Guru bertanggung jawab untuk menciptakan dan mempertahankan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan produktif di dalam kelas. Mereka harus menjaga disiplin, mendorong kolaborasi, dan mengelola interaksi antara siswa. Guru juga harus menghormati perbedaan individu siswa dan menciptakan suasana inklusif di kelas.

5. Berkomunikasi dengan orang tua: Guru perlu berkomunikasi secara teratur dengan orang tua atau wali siswa untuk memberikan informasi tentang perkembangan akademik dan perilaku siswa. Komunikasi yang efektif antara guru dan orang tua penting untuk mendukung kesuksesan belajar siswa dan membangun kerjasama antara sekolah dan keluarga.

6. Melakukan pengembangan diri: Guru harus mengikuti pelatihan dan pengembangan profesional secara terus-menerus untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan mereka dalam mengajar. Mereka diharapkan terus memperbarui pengetahuan mereka tentang metode pengajaran terbaru, teknologi pendidikan, dan perkembangan terkini dalam bidang pendidikan.

Tanggung Jawab Guru

Selain tugas utama guru tersebut, ada juga tanggung jawab etis dan moral yang diemban oleh guru, seperti membangun hubungan yang baik dengan siswa, menjaga kerahasiaan informasi pribadi siswa, dan bertindak sebagai contoh teladan bagi siswa dalam sikap dan perilaku yang baik.

Semoga informasi ini bermanfaat.
Salam Inovasi Salam Implementasi.

Sumber pustaka

Undang-Undang Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Diferensiasi Pembelajaran Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Diferensiasi Pembelajaran3 Taksonomi SOLO sebagai Alat Memetakan Kesiapan Belajar4 Mengapa SOLO Relevan untuk Diferensiasi?5 Diferensiasi Berdasarkan Level SOLO6 Diferensiasi Pertanyaan Menggunakan SOLO7 SOLO dan Assessment for Learning8 SOLO, Zona Perkembangan, dan Tantangan Belajar9 Tantangan dalam Implementasi Diferensiasi Berbasis SOLO10 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran11 Penutup12 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan utama …

Mengubah Rubrik Penilaian Menjadi Rubrik Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Keterbatasan Rubrik Penilaian Tradisional3 Taksonomi SOLO sebagai Dasar Pengembangan Rubrik4 Karakteristik Rubrik Berbasis SOLO5 Contoh Pengembangan Rubrik SOLO6 Rubrik SOLO dan Assessment for Learning7 Rubrik SOLO dan Pengembangan Growth Mindset8 Tantangan dalam Implementasi Rubrik SOLO9 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Rubrik merupakan salah satu instrumen penilaian yang banyak digunakan …

Membangun Budaya Belajar Berbasis SOLO di Kelas

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Ketika Belajar Hanya Berorientasi pada Nilai2 SOLO Sebagai Bahasa Belajar3 Seperti Apa Budaya Belajar Berbasis SOLO?4 Dari Self Assessment Menuju Kesadaran Belajar5 Ketika Rubrik, Pertanyaan, dan Diferensiasi Saling Terhubung6 Tanda-Tanda Budaya SOLO Mulai Tumbuh7 Membangun Budaya Membutuhkan Waktu8 Penutup Selama beberapa tahun terakhir, Taksonomi SOLO semakin dikenal di kalangan guru. Banyak pendidik mulai …

Mengidentifikasi Level SOLO Siswa dalam 5 Menit

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Mengapa Guru Perlu Mengidentifikasi Level SOLO?3 Lima Level dalam Taksonomi SOLO4 Mengidentifikasi Level SOLO dalam 5 Menit5 Mengapa Identifikasi Cepat Ini Penting?6 Tantangan dalam Mengidentifikasi Level SOLO7 Implikasi bagi Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran adalah memahami kualitas pemahaman siswa secara cepat dan akurat. …

Taksonomi SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Taksonomi SOLO3 SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar4 Lima Tahap Perjalanan Belajar dalam Taksonomi SOLO5 Mengapa Siswa Perlu Mengenal Posisi Belajarnya?6 SOLO dan Assessment for Learning7 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pembelajaran, guru sering menghadapi situasi yang menarik. Setelah menjelaskan suatu materi, guru bertanya kepada siswa: “Apakah …

Self Assessment Siswa Menggunakan Taksonomi SOLO

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Self Assessment dalam Perspektif Pembelajaran Modern3 Taksonomi SOLO sebagai Kerangka Refleksi Belajar4 Mengenalkan Bahasa SOLO kepada Siswa5 SOLO dan Pengembangan Metakognisi6 Praktik Self Assessment Berbasis SOLO di Kelas7 Dari Assessment of Learning Menuju Assessment as Learning8 Tantangan dalam Implementasi Self Assessment SOLO9 Implikasi bagi Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pendidikan …

x
x