Home » MEDIA PEMBELAJARAN » STRUKTUR VIDEO PEMBELAJARAN BUAT IKI

STRUKTUR VIDEO PEMBELAJARAN BUAT IKI

wisnurat 10 Nov 2022 5.159

šŸŽ¬ “Mau bikin video pembelajaran tapi bingung mulai dari mana?”
Tenang, temen-temen guru—kalian nggak sendirian.

Selama ini saya juga belum menemukan struktur video pembelajaran yang benar-benar baku. Soalnya, karya video itu masuk kategori ide kreatif. Artinya? Setiap orang pasti punya gaya, pendekatan, dan ke-khasan masing-masing, termasuk dalam hal menyusun alur videonya.

Tapi saya paham betul, buat temen-temen yang belum terbiasa bikin video, pasti kerasa repot. Apalagi kalau belum ada referensi atau panduan yang bisa dijadikan pegangan saat mulai produksi.

Makanya, di tulisan ini saya mau sedikit berbagi. Berdasarkan pengalaman memproduksi berbagai video pembelajaran di channel YouTube Wisnurat, saya akhirnya menyimpulkan satu struktur sederhana yang bisa banget jadi panduan awal untuk guru yang baru mulai atau ingin memperbaiki kualitas videonya.

Penasaran?
Yuk lanjut baca, siapa tahu ini bisa jadi titik mulai yang bikin kamu makin pede bikin video pembelajaran sendiri! šŸ˜‰

Strutur video pembelajaran
Gambar ilustrasi video pembelajaran

Pembukaan

Pada bagian pembukaan. Temen – temen bisa menyapa siswa atau juga memperkenalkan diri. Bisa jadi, saat video diupload ke Channel Youtube, siswa atau guru disekolah lain ikut menyimak.

Apersepsi / Masalah Kontekstual

Saya selalu memberikan kalimat pemantik. Bisa sebuah pertanyaan atau menunjukkan kejadian unik yang berhubungan dengan topik pembelajaran.

Misalnya seperti ini :
“Tau gak, kalau kita bisa buat charger handhphone dari batere 9V”.

Materi Inti

Bagian ini sudah sangat jelas. Temen – temen bisa menyampaikan topik pembelajaran.

Ada yang perlu diingat. Topik pembelajaran yang disajikan, harus terkait dengan masalah kontekstual yang disampaikan sebelumnya.

Misalnya seperti ini :
“Nah, jadi. Rangkaian resistor seri, bisa membagi sejumlah tegangan pada batere 9V. Rangkaian resistor seri dengan nilai hambatan yang sama, akan menghasilkan dua tegangan 9V. Hasilnya jadi 4,5V”
“Tegangan 4,5V inilah yang bisa dimanfaatkan untuk ngecas HP”.

Evaluasi / Penguatan

Gimana, sekarang kamu sudah tahu kan. Hanya dengan batere 9V, kita bisa manfaatkan untuk nge-chager HP.

Kurang lebih kalimat itu yang saya sampaikan pada sesi evaluasi atau penguatan.

Tapi, tidak hanya kalimat pernyataan saja. Temen – temen juga bisa menggunakan kalimat pertanyaan. Anggap saja seperti kuis.

“Rangkaian resistor apa yang bisa membagi tegangan sumber ?” Ayoo, ketik jawabannya di kolom komenta”.

Contoh di atas, semisal temen – temen akan memberikan penguatan dalam bentuk kalimat tanya.

Salam Penutup

Salam penutup. Sebagai akhir dari video pembelajaran. Saya selalu menggunakan quote yang menjadi branded video pembelajaran yang saya buat.

Misalnya seperti ini:
“Oke temen – temen. Itu salah satu contoh implementasi rangkaian resistor dalam kehidupa sehari – hari. Sampai jumpa di video selanjutnya.”
“Salam Inovasi Salam Impelemtasi”

Sumber pustaka:
Gambar https://www.vidyard.com/media/remote-video-recording-1920×1080-1.jpg
Video : https://www.youtube.com/watch?v=V2MnnLYM5hw


Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Desain Learning Log Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

12 Aug 2025

Daftar Isi1 Cara Membuat Learning Log2 Manfaat untuk Guru dan Siswa3 Contoh Learning Log Temen-temen okeguru, learning log itu ibarat ā€œbuku catatan perjalanan belajarā€ siswa. Nah, Taksonomi SOLO bisa dipakai sebagai kerangka untuk menyusunnya, supaya siswa tidak hanya mencatat apa yang mereka lakukan, tapi juga mengukur sejauh mana tingkat pemahaman mereka berkembang. Learning log yang …

Contoh Narasi Voice Over

wisnurat

01 Sep 2024

Daftar Isi1 “Tapi gimana contoh konkritnya ya?”2 Contoh Narasi yang Bakal Kita Pelajari3 Tips buat temen-temen, saat ambil suara4 Narrative Voice Over5 Instructional Voice Over6 Character Voice Over7 Promotional Voice Over8 E-learning Voice Over9 Explainer Voice Over “Siap Jadi Guru Era Digital? Yuk, Latih Kemampuan Voice Over-mu dengan 6 Contoh Narasi Keren Ini!” Hai temen-temen …

Voice Over untuk Guru

wisnurat

31 Aug 2024

Daftar Isi1 Jenis-jenis Voice Over2 Kenapa Voice Over Penting?3 Narrative Voice Over4 Instructional Voice Over5 Character Voice Over6 Promotional Voice Over7 E-learning Voice Over8 Explainer Voice Over “Gak Semua Murid Cepat Nangkep Materi? Voice Over Bisa Jadi Solusi Mengajar yang Lebih Efektif!” Hai temen-temen okeguru! Kita semua pasti pernah ngerasain susahnya bikin semua murid paham …

TIGA KATEGORI VIDEO PEMBELAJARAN

wisnurat

13 Nov 2022

Daftar Isi1 Video Proses Pembelajaran2 Video Best Practice3 Video Content Base4 Tips Memilih Kategori “Bingung Mau Bikin Video Pembelajaran seperti Apa? Ini 3 Kategori Jitu yang Wajib Dicoba!” Hai temen-temen OkeGuru!Pernah gak sih mentok mikir, “Video pembelajaran model apa ya yang cocok buat murid-muridku?” Tenang, kita semua pernah ngerasain itu! Nah, setelah ngubek-ngubek YouTube dan …

COOPERATIVE LEARNING MENGGUNAKAN GOOGLE MEET

wisnurat

04 Oct 2021

Daftar Isi1 6 Sintaks Ajaib Cooperative Learning (Versi Virtual!)2 Google Meet. Senjata Ampuh untuk Cooperative Learning Virtual3 Implementasi Google Meet pada Pembelajaran Cooperative Learning. “Apakah bisa collaborative learning dilakukan secara virtual?” Pertanyaan ini menambah ketertarikan saya untuk mengungkap jawabannnya. Teman-teman okeguru.Pernahkah kita menyangka bahwa dulu, saat pandemi justru membuka pintu kreativitas tanpa batas? Ya, di …

Cara Membuat Games Teka Teki Silang TTS di Kelas

wisnurat

26 May 2019

Perlu banyak cara untuk membangkitkan gairah belajar siswa di kelas. Menghadirkan emosi, mengaktifkan indera penglihatan dan pendengaran. Termasuk stimulus supaya gerak tubuh memberikan reaksi saat belajar. Menjadi kunci aktif siswa dalam belajar dikelas. Bagaimana caranya ? Permainan jadi salah satu caranya. Lihat perilaku anak saat bermain games. Matanya fokus, gerak tubuh bereaksi mengikuti tantangan gerak …

x
x