Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » KURIKULUM » TIGA HAL PERLU DIKETAHUI GURU TENTANG KURIKULUM MERDEKA

TIGA HAL PERLU DIKETAHUI GURU TENTANG KURIKULUM MERDEKA

(220 Views) August 5, 2022 3:06 pm | Published by | No comment

Masih hangat pembahasan tentang Implementasi Kurikuluk Merdeka. Terutama tentang Meluruskan Miskonsepsi Implementasi Kurikulum Merdeka yang sempat ditulis sebelumnya.

Guru menjadi garda terdepan dalam implementasinya. Kesalahan dalam implementasi didalam kelas, dampaknya akan terasa di masa depan. Sepuluh tahun atau lima belas tahun kedepan.

Kamis 21 Juli 2022 melalu kanal Zoom Meeting dan disiarkan secara live di Channel Youtube Kemdikbud RI, Kemdikbudristekdikti membahas tentang Meluruskan Miskonsepsi Implementasi Kurikulum Merdeka. Dibahas dari empat sudah pandang. Mulai dari sudut pandang Kemdikbudristekdikti, Kepala Dinas, Kepala Sekolah dan terakhir dilihat dari sudut pandang guru.

Melalui tulisan ini saya mencoba mengupas miskonsepsi guru terhadap implementasi kurikulum merdeka yang disampaikan oleh Ibu Yenni Puspandari. Beliau adalah guru penggerak angkatan 3 dari SMPN 1 Pranbanan, Kab. Klaten.

Siswa Dianggap Sama

Langsung masuk kelas. Memberikan pembelajaran. Biasanya seperti itu yang dilakukan. Alasannya karena biasanya juga seperti itu.

Ada perihal penting yang perlu diketahui. Siswa di dalam kelas tidak memiliki karateristik, kebutuhan dan gaya belajar yang sama. Ini kerap kali terjadi. Guru menganggap siswa di dalam kelas sama. Padahal, mereka punya kebutuhan yang berbeda. Punya karakteristik yang tidak sama. Termasuk pada gaya belajar yang berbeda – beda.

Gambar ilustrasi. Sumber gambar : https://www.gse.harvard.edu/sites/default/files//BPS-NH-1500x.jpg

Jadi jangan tergesa – gesa melakukan pembelajaran. Implementasi Kurikulum Merdeka memberikan kesempatan kepada guru untuk mengetahui kondisi awal siswa.

Lakukan asesmen diagnostik. Saya sendiri lebih nyaman menyebutnya asesment awal. Ketahui kebiasaan belajar siswa. Ukur pengetahuan awal siswa. Juga cari tahu minat siswa untuk mempelajari mata pelajaran yang diampu.

Hasil asesmen akan jadi modal untuk menentukan model dan skenario pembelajaran.

Jadi temen – temen. Pastikan melakukan asesmen awal untuk mengetahui kondisi awal siswanya yaa

Format Bahan Ajar Harus Sama

Kebiasaan lama terkadang terbawa. Membuata bahan aja selalu dibumbui dengan pertanyaan, “formatnya mana ?”.

Gambar ilustrasi Sumber : https://itchronicles.com/wp-content/uploads/2022/06/intelligent-document-processing-scaled.jpg

Implementasi Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan dalam membuat bahan ajar. Guru bisa mengembangkan sesuai dengan kondisi lingkungan di satuan pendidikan.

Memang sih, ada komponen khusus yang jadi acuan. Seperti dalam menyusun modul ajar. Setidaknya, isinya ada Tujuan Pembelajaran, Skenario Pembelajaran, Bahan Ajar, dan Asesment.

Formatnya silahkan bisa dikembangkan oleh guru. Bahkan enaknya, temen – temen guru bisa mengunduh berbagai bahan ajar yang telah dibuat guru diseluruh nusantara. Melalui laman guru.kemdikbud.go.id atau bisa melalui Platform Merdeka Mengajar.

Jadi jangan ragu untuk mengembangkan bahan ajar. Jangan aneh kalau ada perbedaan format yaa. Pastikan saja komponen dalam bahan ajar nya sesuai dengan panduan asesmen dan pembelajaran kurikulum merdeka.

Pembelajaran Project Fokus Pada Produk

Hari ini pembelajaran. Saat minggu depan ditanyakan hasil belajar, tidak semua siswa ingat dengan pembelajaran sebelumnya.

Pernahkan temen – temen mengalamiya ?

Tidak sedikit pembelajaran yang diberikan tidak berbekas. Bisa jadi ini karena siswa tidak merasakan proses yang berkesan. Siswa hanya sebatas pada mengalami transfer knowledge saja.

Implementasi Kurikulum Merdeka mengusung model pembelajaran Project Base Learning (PBL). Bahkan kegiatan PBL bisa dilakukan lintas mata pelajaran.

Hasilnya tidak hanya mengejar produk atau hasil dari project. Tapi yang lebih utama adalah pembiasaan siswa terhadap proses pembelajaran yang dialaminya.

Jadi temen-temen, yuk kita fokuskan pada siswa. Supaya mendapat pengalaman dalam pembelajaran bersbasis projek.

Itulah tiga miskonsepsi implementasi kurikulum yang dialami guru. Video selengkapnya bisa teman – teman simak pada tayangan di bawah ini.

Saya Y Wisnurat.
Salam Inovasi Salam Implementasi

Categorised in:

No comment for TIGA HAL PERLU DIKETAHUI GURU TENTANG KURIKULUM MERDEKA

Leave a Reply

Your email address will not be published.