Home » MODEL PEMBELAJARAN » Debate Active

Debate Active

wisnurat 05 Dec 2024 776

Model pembelajaran Active Debate merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Model ini dapat diimplemetasikan dalam berbagai mata pelajaran, termasuk Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

debate active
Sumber gambar : Canva.com

Sintak Pembelajaran

Berikut adalah urutan sintak model pembelajaran Active Debate :

1. Persiapan

a. Pemilihan Topik.
Tentukan topik yang relevan dan menarik untuk dibahas. Topik harus memicu perdebatan dan memiliki dua sisi yang jelas (pro dan kontra).

b. Pembagian Kelompok.
Siswa dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing mewakili posisi yang berbeda dalam perdebatan.

2. Pengantar

a. Penjelasan Tujuan.
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan pentingnya keterampilan berpikir kritis.

b. Aturan Debat.
Siswa diberi pemahaman tentang aturan dan tata cara debat yang akan dilakukan.

3. Persiapan Debat.

a. Riset dan Diskusi.
Setiap kelompok melakukan riset tentang posisi mereka dan mendiskusikan argumen yang akan disampaikan.

b. Penyusunan Argumen.
Kelompok menyusun argumen yang logis dan mendukung posisi mereka.

4. Pelaksanaan Debat

a. Presentasi Argumen.
Setiap kelompok menyampaikan argumen mereka secara bergantian.

b. Tanya Jawab.
Setelah presentasi, kelompok lawan dapat mengajukan pertanyaan untuk menguji argumen yang disampaikan.

5. Refleksi

a. Diskusi Kelas.
Setelah debat, seluruh kelas berdiskusi tentang argumen yang disampaikan, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari masing-masing posisi.

b. Penilaian.
Guru memberikan umpan balik tentang performa siswa selama debat, termasuk kemampuan mereka dalam berpikir kritis dan berargumentasi.

6. Kesimpulan.

Penyampaian Kesimpulan. Siswa diminta untuk menyimpulkan hasil debat dan merefleksikan apa yang telah mereka pelajari.

Dengan menerapkan model pembelajaran Active Debate, diharapkan siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang sangat penting dalam menghadapi tantangan di era globalisasi saat ini.

Daftar Pustaka

  1. Jerome, L. (2012). Service Learning and Active Citizenship Education in EnglandEducation, Citizenship and Social Justice, 7(1), 59-70.
  2. Kerr, D. (2002). An International Review Of Citizenship In The Curriculum: The Tea National Case Studies And The Inca Archive. In Gita Steiner-Khamsi, Judith Torney-Purta, & John Schwille (Eds.), New Paradigms and Recurring Paradoxes in Education for Citizenship: An International Comparison (Vol. 5, pp. 207–237). Emerald Group Publishing Limited.
  3. Biesta, G. J. J. (2011). Education, Lifelong Learning, and the Politics of Citizenship. Netherlands: Sense Publisher.
  4. Johnson, E. B. (2014). Contextual Teaching & Learning: Making Activities Fun and Meaningful Teaching and Learning. Bandung: Mizan Media Main.
  5. Santrock, J. W. (2011). Educational Psychology (5th ed.). New York: McGraw-Hill.
  6. Joe, Y. F. Lau. (2017). Reflections on the Umbrella: Implications for civic education and critical thinking. Educational Philosophy and Theory, DOI: 10.1080/00131857.2017.1310014.
  7. Trinova, Z., Nelwati, S., & Aini, J. (2022). Application of the Active Debate Learning Model in the Field of Islamic Religious Education Studies at SMAN 5 Payakumbuh. Journal of Basic Education and Social Humanities.
  8. Sistadewi, M. A. (2021). The Use of Youtube Media in Indonesian Language Learning During Face-to-Face Schools is Limited. Journal of Language Education and Learning.
  9. Fitriansyah, F. (2022). Limited Face-to-Face Learning Dynamics Among Students. Prima Magistra: Scientific Journal of Education.
  10. Budiastuti, et al. (2021). Analysis of Learning Objectives with Basic Competencies in the Implementation Plan of Basic Electrical and Electronics Learning in Vocational High Schools. Journal of Electrical Education.

Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Penggunaan Taksonomi SOLO dalam Pembelajaran

wisnurat

18 Apr 2026

Daftar Isi1 1. Merumuskan Tujuan Belajar yang Jelas dan Terukur2 2. Membuat Kriteria Keberhasilan (Rubrik)3 3. Diferensiasi Pembelajaran (Melayani Beda Kemampuan)4 4. Penilaian Diri untuk Membangun Kesadaran Belajar5 5. Penilaian Teman Sebaya yang Produktif6 6. Memberi Umpan Balik yang Spesifik dan Memotivasi7 7. Menyusun Pertanyaan dari Mudah ke Sulit Bayangkan, saat temen-temen sedang mengajar. Seorang …

Taxonomi SOLO

wisnurat

18 Apr 2026

Daftar Isi1 Pernahkah temen-temen bertanya-tanya, “Sebenarnya, apa yang terjadi di dalam pikiran siswa ketika mereka belajar?”2 Latarbelakang Masalah3 Empat Tingkatan Berfikir SOLO4 1. Unistructural – Satu Fakta, Satu Ide5 2. Multistructural – Banyak Fakta, Tapi Masih Lepas-Lepas6 3. Relational. Menghubungkan (Di Sinilah Pemahaman Sejati Mulai Terbentuk)7 4. Extended Abstract – Melompat ke Teori Lain (Level …

Lembar Kerja Siswa PjBL

wisnurat

25 Mar 2026

Daftar Isi1 Kesalahpahaman Penggunaan Lembar Kerja Siswa2 Rubrik Penilaian3 Download LSK dan Rubrik Penilaian Supaya lebih terarah, Lembar Kerja Siswa (LKS) bisa jadi media pembelajaran berbasis proyek. Saya coba rancang LKS PjBL dengan pendekatan manajemen PDCA. Format LKS ini bisa temen-temen gunakan atau bisa juga dikembangkan sesuai kompleksitas proyek yang dilakukan. Kesalahpahaman Penggunaan Lembar Kerja …

Perencanaan PjBL Berbasis PDCA. Mengatasi Sampah Daun di Lingkungan Sekolah

wisnurat

24 Mar 2026

Daftar Isi1 Judul Proyek2 Tujuan Pembelajaran3 Tahap PLAN4 Tahap DO5 Tahap CHECK6 Tahap ACT7 Daftar Pustaka Temen-temen okeguru, salah satu sumber proyek yang sangat baik sebenarnya berasal dari masalah nyata di lingkungan sekolah. Misalnya, banyak sekolah memiliki pohon yang rindang tetapi menghasilkan sampah daun yang berserakan setiap hari. Masalah sederhana ini dapat dijadikan proyek pembelajaran …

Integrasi PDCA dalam Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)

wisnurat

24 Mar 2026

Daftar Isi1 “Mengintegrasikan PDCA dengan pembelajaran PjBL. Apakah beneran bisa ?”2 Hubungan PjBL dan PDCA3 Daftar Pustaka “Mengintegrasikan PDCA dengan pembelajaran PjBL. Apakah beneran bisa ?” Temen-temen okeguru. Salah satu tantangan dalam menerapkan Project-Based Learning (PjBL) adalah siswa sering kali kebingungan ketika harus merencanakan dan mengelola proyek mereka sendiri. Banyak proyek akhirnya tidak berjalan optimal …

Prinsip PDCA dalam Pembelajaran di Jenjang Menengah

wisnurat

23 Mar 2026

Daftar Isi1 “Siklus PDCA. Apa benar bisa diimplementasikan dalam proses pembelajaran ?”2 1. Tahap Plan (Perencanaan)3 2. Tahap Do (Pelaksanaan)4 3. Tahap Check (Evaluasi)5 4. Tahap Act (Perbaikan)6 Daftar Pustaka “Siklus PDCA. Apa benar bisa diimplementasikan dalam proses pembelajaran ?” Temen-temen okeguru, dalam praktik pembelajaran kita sering menemukan bahwa siswa sebenarnya mampu mengerjakan tugas atau …

x
x