Kolaborasi Blended Learning dengan TANDUR
Home » ARTIKEL » Kolaborasi Blended Learning Dengan Model Pembelajaran TANDUR

Kolaborasi Blended Learning Dengan Model Pembelajaran TANDUR

wisnurat 31 Aug 2016 6.463

Kolaborasi Blended Learning dengan model pembalajaran TANDUR. Saya lakukan untuk memberikan suasana baru dalam belajar. Harapannya supaya siswa bisa optimal dalam pembelajaran.

Sobat okeguru pastinya pernah membaca. Bahkan mungkin mendengar quote berikut :

Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, sesungguhnya mereka akan menghadapi masa yang berbeda dari masamu.”
(Ali Bin Abi Tholib)

Mau tidak mau atau suka tidak suka. Sebagai pendidik. Akan berhadapan dengan siswa dengan karakter yang berbeda. Kehadiran keberagaman itu. Memaksa pendidik tidak berhenti berinovasi. Menemukan model pembelajaran baru. Sesuai dengan perkembangan gaya belajaran siswa.

Kali ini saya ingin berbagi best practice. Sesuatu yang sudah saya lakukan di dalam kelas. Kombinasi model pembelajaran TANDUR dengan model pembelajaran Blended Learnin

Kombinasi Blended Learning dengan Tandur

Daftar Isi

Model Pembelajaran

Laman wikipedia, mendefinisikan model pembelajaran. Yaitu seluruh rangkaian penyajian materi ajar. Yang meliputi segala aspek. Sebelum, sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru. Serta segala fasilitas yang terkait yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses belajar mengajar.

Artinya sebuah skenario guru yang direncanakan. Mulai dari aktifitas apersepsi kemudian kegiatan inti hingga evaluasi pembelajaran.

Apa Itu Blended Learning

Mengambil artikata Blended dan Learning. Google translate menterjemahkan kata “Blended” menjadi Campuran. Kemudian “Learning” menjadi Pembelajaran. Sepintas bisa kita terjemahkan bebas. Yaitu sebuah perpaduan proses pembelajaran.

Menurut Semler (2005) “Blended learning combines the best aspects of online learning, structured face-to-face activities, and real world practice. Online learning systems, classroom training, and on-the-job experience have major drawbacks by themselves. The blended learning approach uses the strengths of each to counter the others’ weaknesses.”

Blended learning adalah perpaduan pembelajaran langsung tatap muka dengan pembelajaran online. Tujuannya untuk saling menguatkan kelemahan yang ada pada model pembelajaran. Supaya memperoleh pembelajaran yang optimal.

Apa Itu TANDUR

Saya pernah membahas tentang model pembelajaran TANDUR. Sebuah model pembelajaran yang pertama kali saya praktekkan bersama Save The Children.

TANDUR merupakan akronim dari sebuah aktifitas / sintak pembelajaran. Yaitu Terapkan Alami Namai Demonstrasikan Ulangi Rayakan. Selengkapnya sobat okeguru bisa lebih mengenal TANDUR. Pada artikrel yang saya tulis dengan judul Metode Pembelajaran TANDUR Membangun Siswa Aktif.

Bagaimana Mengkolaborasikannya ?

Seringkali siswa mendapatkan kegiatan pembelajaran konvensional. Gurunya menjelaskan dan siswanya menyimak. Tidak salah sih. Tapi untuk pembelajaran masa depan. Kegiatan pembelajaran mandiri perlu diperkenalkan dan dilatihkan kepada siswa.

Kolaborasi Blended Learing dan TANDUR. Memberikan pengalaman berbeda. Siswa akan belajar mandiri secara online. Kemudian akan belajar memaknai proses belajar saat tatap muka.

Ada dua kegiatan terpisah yang dilakukan siswa. Sebelum mereka belajar tatap muka. Siswa sudah mendapatkan sumber belajar melalui aplikasi sosmed Line. Kemudian saat tatap muka di kelas. Model pembelajaran TANDUR digunakan untuk memberikan penguatan. Terhadap materi pelajaran yang sudah dipelajari secara online.

Selengkapnya, yuk simak saja video best practice TANDUR dan Blended Learning.

Video Best Practice TANDUR dan Blended Learning

Sorry ya, kalau videonya masih amatiran ☺️

Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Penggunaan Taksonomi SOLO dalam Pembelajaran

wisnurat

18 Apr 2026

Daftar Isi1 1. Merumuskan Tujuan Belajar yang Jelas dan Terukur2 2. Membuat Kriteria Keberhasilan (Rubrik)3 3. Diferensiasi Pembelajaran (Melayani Beda Kemampuan)4 4. Penilaian Diri untuk Membangun Kesadaran Belajar5 5. Penilaian Teman Sebaya yang Produktif6 6. Memberi Umpan Balik yang Spesifik dan Memotivasi7 7. Menyusun Pertanyaan dari Mudah ke Sulit Bayangkan, saat temen-temen sedang mengajar. Seorang …

Taxonomi SOLO

wisnurat

18 Apr 2026

Daftar Isi1 Pernahkah temen-temen bertanya-tanya, “Sebenarnya, apa yang terjadi di dalam pikiran siswa ketika mereka belajar?”2 Latarbelakang Masalah3 Empat Tingkatan Berfikir SOLO4 1. Unistructural – Satu Fakta, Satu Ide5 2. Multistructural – Banyak Fakta, Tapi Masih Lepas-Lepas6 3. Relational. Menghubungkan (Di Sinilah Pemahaman Sejati Mulai Terbentuk)7 4. Extended Abstract – Melompat ke Teori Lain (Level …

Lembar Kerja Siswa PjBL

wisnurat

25 Mar 2026

Daftar Isi1 Kesalahpahaman Penggunaan Lembar Kerja Siswa2 Rubrik Penilaian3 Download LSK dan Rubrik Penilaian Supaya lebih terarah, Lembar Kerja Siswa (LKS) bisa jadi media pembelajaran berbasis proyek. Saya coba rancang LKS PjBL dengan pendekatan manajemen PDCA. Format LKS ini bisa temen-temen gunakan atau bisa juga dikembangkan sesuai kompleksitas proyek yang dilakukan. Kesalahpahaman Penggunaan Lembar Kerja …

Perencanaan PjBL Berbasis PDCA. Mengatasi Sampah Daun di Lingkungan Sekolah

wisnurat

24 Mar 2026

Daftar Isi1 Judul Proyek2 Tujuan Pembelajaran3 Tahap PLAN4 Tahap DO5 Tahap CHECK6 Tahap ACT7 Daftar Pustaka Temen-temen okeguru, salah satu sumber proyek yang sangat baik sebenarnya berasal dari masalah nyata di lingkungan sekolah. Misalnya, banyak sekolah memiliki pohon yang rindang tetapi menghasilkan sampah daun yang berserakan setiap hari. Masalah sederhana ini dapat dijadikan proyek pembelajaran …

Integrasi PDCA dalam Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)

wisnurat

24 Mar 2026

Daftar Isi1 “Mengintegrasikan PDCA dengan pembelajaran PjBL. Apakah beneran bisa ?”2 Hubungan PjBL dan PDCA3 Daftar Pustaka “Mengintegrasikan PDCA dengan pembelajaran PjBL. Apakah beneran bisa ?” Temen-temen okeguru. Salah satu tantangan dalam menerapkan Project-Based Learning (PjBL) adalah siswa sering kali kebingungan ketika harus merencanakan dan mengelola proyek mereka sendiri. Banyak proyek akhirnya tidak berjalan optimal …

Prinsip PDCA dalam Pembelajaran di Jenjang Menengah

wisnurat

23 Mar 2026

Daftar Isi1 “Siklus PDCA. Apa benar bisa diimplementasikan dalam proses pembelajaran ?”2 1. Tahap Plan (Perencanaan)3 2. Tahap Do (Pelaksanaan)4 3. Tahap Check (Evaluasi)5 4. Tahap Act (Perbaikan)6 Daftar Pustaka “Siklus PDCA. Apa benar bisa diimplementasikan dalam proses pembelajaran ?” Temen-temen okeguru, dalam praktik pembelajaran kita sering menemukan bahwa siswa sebenarnya mampu mengerjakan tugas atau …

x
x