- MODEL PEMBELAJARANPenggunaan Taksonomi SOLO dalam Pembelajaran
- MODEL PEMBELAJARANTaxonomi SOLO
- MODEL PEMBELAJARANLembar Kerja Siswa PjBL
- MODEL PEMBELAJARANPerencanaan PjBL Berbasis PDCA. Mengatasi Sampah Daun di Lingkungan Sekolah
- MODEL PEMBELAJARANIntegrasi PDCA dalam Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)
- MODEL PEMBELAJARANPrinsip PDCA dalam Pembelajaran di Jenjang Menengah
- MEDIA PEMBELAJARANDesain Learning Log Berbasis Taksonomi SOLO
- METODE PEMBELAJARANLevel Berpikir Siswa ala Taksonomi SOLO – Panduan Ringkas untuk Temen-Temen Okeguru
- METODE PEMBELAJARAN3 Metode Atasi Brainrot
- METODE PEMBELAJARANGamifikasi Pembelajaran

Deep Learning vs Surface Learning
Daftar Isi

Dua pendekatan yang pekan ini sering saya bahas. Deep learning dan Surface learning. Meskipun keduanya merupakan cara siswa berinteraksi dengan materi, keduanya memiliki karakteristik, tujuan, dan hasil yang sangat berbeda. Melalui tulisan ini saya akan membahas perbandingan antara deep learning dan surface learning, serta implikasinya bagi pengajaran di kelas.
Apa Itu Surface Learning?
Surface learning adalah pendekatan di mana siswa berfokus pada penghafalan informasi dan detail-detail yang dianggap penting untuk lulus ujian atau menyelesaikan tugas. Siswa yang menggunakan pendekatan ini cenderung tidak mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah ada, sehingga pemahaman mereka terhadap materi menjadi dangkal. Mereka sering bertanya, “Apa yang perlu saya lakukan untuk lulus?” dan melihat tugas sebagai beban yang harus diselesaikan.
Karakteristik Surface Learning:
- Memorisasi. Siswa menghafal fakta-fakta tanpa memahami konteks atau hubungan antara informasi tersebut.
- Pemahaman yang Dangkal. Pembelajaran tidak mendalam, sehingga siswa tidak dapat mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan yang lebih luas.
- Pendekatan Pasif. Siswa menerima informasi secara pasif, tanpa terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
- Fokus pada Ujian. Siswa cenderung melihat konten kursus hanya sebagai materi yang perlu dipelajari untuk ujian.
Apa Itu Deep Learning?
Sebaliknya, deep learning adalah pendekatan yang mendorong siswa untuk memahami materi secara mendalam dan mengaitkannya dengan pengetahuan yang sudah ada. Siswa yang terlibat dalam deep learning berusaha untuk memahami makna dari apa yang mereka pelajari dan mengaitkannya dengan konteks yang lebih luas. Mereka tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses belajar itu sendiri.
Karakteristik Deep Learning:
- Pemahaman Mendalam. Siswa berusaha untuk memahami konsep dan prinsip yang mendasari materi.
- Keterlibatan Aktif. Siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, sering kali melalui diskusi, kolaborasi, dan eksplorasi.
- Keterkaitan Pengetahuan. Siswa mengaitkan informasi baru dengan pengetahuan yang sudah ada, menciptakan jaringan pemahaman yang lebih kompleks.
- Motivasi Intrinsik. Siswa terdorong oleh rasa ingin tahu dan minat terhadap materi, bukan hanya untuk mendapatkan nilai.
Perbandingan Antara Deep Learning dan Surface Learning
| Aspek | Surface Learning | Deep Learning |
|---|---|---|
| Tujuan | Lulus ujian dan menyelesaikan tugas | Memahami materi secara mendalam |
| Pendekatan | Pasif, menghafal | Aktif, eksploratif |
| Pemahaman | Dangkal, tidak terhubung | Mendalam, terintegrasi |
| Motivasi | Eksternal (nilai, lulus) | Intrinsik (rasa ingin tahu) |
Mengapa Penting Memahami Perbedaan Ini?
Sebagai guru, memahami perbedaan antara deep learning dan surface learning sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Dengan mendorong siswa untuk terlibat dalam deep learning, kita dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dalam konteks yang lebih luas.
Mari kita bersama-sama menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa kita!
Pertimbangkan untuk menerapkan strategi pengajaran yang mendorong deep learning, seperti diskusi kelompok, proyek kolaboratif, dan penugasan yang menantang.
Dengan cara ini, kita tidak hanya membantu siswa memahami materi, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi pembelajar seumur hidup.
Semoga Bermanfaat. Salam Inovasi Salam Implementasi.
Referensi
- Houghton, W., et al. (2004). Deep Learning Surface Learning. Valencia College. Diakses dari https://valenciacollege.edu/faculty/development/teaching-learning-academy/documents/DeepSurfaceLrn.pdf.
- Atherton, J., et al. (2009). Deep, surface and strategic learning. Marian College. Diakses dari https://www.mariancollege.org/miitle/assets/downloads/mitle/resources/Deep-Surface-and-Strategic-Learning.pdf.
- Desierto, A., et al. (2017). Deep or Surface? The learning approaches of enabling students in an Australian public university. Diakses dari https://www.researchgate.net/publication/353837764_Deep_or_Surface_The_learning_approaches_of_enabling_students_in_an_Australian_public_university.
- CMC-2019. Learning and Teaching: Rationale and Focus. [File PDF].
wisnurat
Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.
wisnurat
18 Apr 2026
Daftar Isi1 1. Merumuskan Tujuan Belajar yang Jelas dan Terukur2 2. Membuat Kriteria Keberhasilan (Rubrik)3 3. Diferensiasi Pembelajaran (Melayani Beda Kemampuan)4 4. Penilaian Diri untuk Membangun Kesadaran Belajar5 5. Penilaian Teman Sebaya yang Produktif6 6. Memberi Umpan Balik yang Spesifik dan Memotivasi7 7. Menyusun Pertanyaan dari Mudah ke Sulit Bayangkan, saat temen-temen sedang mengajar. Seorang …
wisnurat
18 Apr 2026
Daftar Isi1 Pernahkah temen-temen bertanya-tanya, “Sebenarnya, apa yang terjadi di dalam pikiran siswa ketika mereka belajar?”2 Latarbelakang Masalah3 Empat Tingkatan Berfikir SOLO4 1. Unistructural – Satu Fakta, Satu Ide5 2. Multistructural – Banyak Fakta, Tapi Masih Lepas-Lepas6 3. Relational. Menghubungkan (Di Sinilah Pemahaman Sejati Mulai Terbentuk)7 4. Extended Abstract – Melompat ke Teori Lain (Level …
wisnurat
25 Mar 2026
Daftar Isi1 Kesalahpahaman Penggunaan Lembar Kerja Siswa2 Rubrik Penilaian3 Download LSK dan Rubrik Penilaian Supaya lebih terarah, Lembar Kerja Siswa (LKS) bisa jadi media pembelajaran berbasis proyek. Saya coba rancang LKS PjBL dengan pendekatan manajemen PDCA. Format LKS ini bisa temen-temen gunakan atau bisa juga dikembangkan sesuai kompleksitas proyek yang dilakukan. Kesalahpahaman Penggunaan Lembar Kerja …
wisnurat
24 Mar 2026
Daftar Isi1 Judul Proyek2 Tujuan Pembelajaran3 Tahap PLAN4 Tahap DO5 Tahap CHECK6 Tahap ACT7 Daftar Pustaka Temen-temen okeguru, salah satu sumber proyek yang sangat baik sebenarnya berasal dari masalah nyata di lingkungan sekolah. Misalnya, banyak sekolah memiliki pohon yang rindang tetapi menghasilkan sampah daun yang berserakan setiap hari. Masalah sederhana ini dapat dijadikan proyek pembelajaran …
wisnurat
24 Mar 2026
Daftar Isi1 “Mengintegrasikan PDCA dengan pembelajaran PjBL. Apakah beneran bisa ?”2 Hubungan PjBL dan PDCA3 Daftar Pustaka “Mengintegrasikan PDCA dengan pembelajaran PjBL. Apakah beneran bisa ?” Temen-temen okeguru. Salah satu tantangan dalam menerapkan Project-Based Learning (PjBL) adalah siswa sering kali kebingungan ketika harus merencanakan dan mengelola proyek mereka sendiri. Banyak proyek akhirnya tidak berjalan optimal …
wisnurat
23 Mar 2026
Daftar Isi1 “Siklus PDCA. Apa benar bisa diimplementasikan dalam proses pembelajaran ?”2 1. Tahap Plan (Perencanaan)3 2. Tahap Do (Pelaksanaan)4 3. Tahap Check (Evaluasi)5 4. Tahap Act (Perbaikan)6 Daftar Pustaka “Siklus PDCA. Apa benar bisa diimplementasikan dalam proses pembelajaran ?” Temen-temen okeguru, dalam praktik pembelajaran kita sering menemukan bahwa siswa sebenarnya mampu mengerjakan tugas atau …
28 Mar 2018 232.258 views
Daftar Isi1 “Bagaimana sih alur pembelajaran inquiry diimplementasikan dalam proses pembelajaran?”2 Lima Langkah Utama Model Pembelajaran Ikuiri3 Tips untuk Implementasi di Kelas4 Contoh Rancangan Pembelajaran Inquiry Learning “Bagaimana sih alur pembelajaran inquiry diimplementasikan dalam proses pembelajaran?” Pertanyaan menarik yang perlu kita ulik jawabannya. Coba deh temen-temen cek isi dokumen Capaian Pembelajaran . Model Pembelajaran Inquiry …
02 Jul 2022 58.122 views
Daftar Isi1 Pilihan Cara Merumuskan Tujuan Pembelajaran2 Contoh Rumusan Tujuan Pembelajaran3 Download Format Rumusan TP Di dalam Kurikulum Merdeka. Pemerintah menetapkan Capaian Pembelajaran (CP) sebagai kompetensi yang ditargetkan. Namun demikian, CP tidak cukup konkret untuk memandu kegiatan pembelajaran sehari-hari. CP perlu diurai menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang lebih operasional dan konkret, yang dicapai satu persatu oleh …
28 May 2016 36.340 views
Semangat literasi mengundang ketertarikan saya untuk menikmati buku bacaan baru dan akkirnya berlabuh pada “68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013” yang ditulis Aris Shoimin. Proses belajar mengajar dipengaruhi emosi. Apabila siswa merasa terpaksa mengikuti proses pembelajaran, mereka akan kesulitan memahami materi yang disampaikan guru. Maka dari itu, semestinya guru mampu menciptakan suasana kondusif sehingga …
13 Dec 2021 34.148 views
Daftar Isi1 Sintak Model Pembelajaran Demonstrasi2 Langkah langkah Model Pembelajaran Demonstrasi3 Kelebihan Model Pembelajaran Demonstrasi4 Kekurangan Model Pembelajaran Demonstrasi Model pembelajaran demonstrasi adalah model pembelajaran dengan skenario peragaan. Bisa memperagakan kejadian, urutan akifitas, kejadian atau cara penggunaan alat tertentu. Peragaan bisa dilakukan secara langsung atau dengan menggunakan perantara media pembelajaran. Sintak Model Pembelajaran Demonstrasi Lalu, …
01 Oct 2021 30.943 views
Daftar Isi1 Prinsip Pembelajaran Cooperative Learning2 Sintak Pembelajaran Cooperative Learning3 Langkah – langkah Pembelajaran Cooperative Learning Okeguru.com – Model pembelajaran cooperative learning. Halo teman-teman Okeguru.Kita tahu di dalam kelas terdapat siswa yang bervariatif. Mulai dari latar belakang suku, kebiasaan dan akhirnya membentuk karakter yang unik. Kondisi ini menuntut kita untuk mencari model pembelajaran yang tepat. …






Comments are not available at the moment.