Home » ARTIKEL » BAGAIMANA KITA MENGINGAT INFORMASI

BAGAIMANA KITA MENGINGAT INFORMASI

wisnurat 23 Jan 2023 1.526

Susah ingat cepet lupa. Penyakit yang sering hinggap saat sedang belajar. Oleh karena itu, kita perlu tahu cara mengingat informasi.

Seni mengingat informasi jadi penting untuk guru ketahui. Apalagi saat memilih model pembelajaran yang akan diimplementasikan di kelas.

Sumber @wisnurat

Baca

10% dari apa yang kita baca.

Ini jadi perlu dipertimbangkan. Saat akan mengajak siswa belajar. Hanya dengan menyuruh membaca saja. Kalau saya sih akan di kombinasikan dengan aktifitas lain. Supaya hasil membaca bisa meningkat.

Dengar

20% dari apa yang kita dengar

Tipe siswa dengan cara belajar auditorial. Akan sangat cocok dengan cara ini. Tapi, tidak semua siswa punya gaya belajar seperti ini. Siswa lain dengan gaya belajar berbeda, perlu mendapatkan perhatian pula.

Lihat

30% dari apa yang kita lihat

Kalau hanya memanfaatkan indera penglihatan saja. Informasi yang akan diterima hanya 30%. Sayangkan, sebanyak 70% nya tidak tersimpan di memori.

Lihat dan Dengar

50% dari apa yang kita lihat dan dengar

Kombinasi indera pendengaran dan penglihatan, memberikan kontribusi signifikan terhadap kemampuan mengingat. Ini jadi pesan penting buat saya pribadi. Saat merancang skenario pembelajaran. Andil dari keduau indera ini akan jadi perhatian khusus.

Katakan

70% dari apa yang kita katakan ketika bicara

Nomor satu, dua, tiga dan empat. Menunjukkan aktifitas pasif dalam mengingat informasi. Nah, yang satu ini sudah memberikan kontribusi berupa narasi verbal. Berbicara, mampu mengikat informasi cukup banyak.

Katakan dan Melakukan

90% dari apa yang kita katakan ketika melakukan sesuatu

Lebih optimal lagi. Selain dikatakan, aktvitas melakukan pekerjaan sesuai dengan perkataan memberikan power lebih tinggi. Karena tidak hanya melibatka indera penglihatan dan pendengaran saja. Gerak tubuh yang sinergi memberik kesan bermakna dalam mengingat.

Maka aktifitas belajar praktik, memiliki kontribusi lebih besar tarhadap proses pembelajaran bagi siswa.

Semoga tulisan ini bermanfaat.
Salam Inovasi Salam Implementasi

Sumber pustaka :

Giblin, Les (2005). “Skill with People”. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

Founder of Okeguru.Com. Teacher, Speaker, Writer, Blogger, Education Content Creator and Enterpreneur.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Diferensiasi Pembelajaran Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Diferensiasi Pembelajaran3 Taksonomi SOLO sebagai Alat Memetakan Kesiapan Belajar4 Mengapa SOLO Relevan untuk Diferensiasi?5 Diferensiasi Berdasarkan Level SOLO6 Diferensiasi Pertanyaan Menggunakan SOLO7 SOLO dan Assessment for Learning8 SOLO, Zona Perkembangan, dan Tantangan Belajar9 Tantangan dalam Implementasi Diferensiasi Berbasis SOLO10 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran11 Penutup12 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan utama …

Mengubah Rubrik Penilaian Menjadi Rubrik Berbasis Taksonomi SOLO

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Keterbatasan Rubrik Penilaian Tradisional3 Taksonomi SOLO sebagai Dasar Pengembangan Rubrik4 Karakteristik Rubrik Berbasis SOLO5 Contoh Pengembangan Rubrik SOLO6 Rubrik SOLO dan Assessment for Learning7 Rubrik SOLO dan Pengembangan Growth Mindset8 Tantangan dalam Implementasi Rubrik SOLO9 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Rubrik merupakan salah satu instrumen penilaian yang banyak digunakan …

Membangun Budaya Belajar Berbasis SOLO di Kelas

wisnurat

07 Jun 2026

Daftar Isi1 Ketika Belajar Hanya Berorientasi pada Nilai2 SOLO Sebagai Bahasa Belajar3 Seperti Apa Budaya Belajar Berbasis SOLO?4 Dari Self Assessment Menuju Kesadaran Belajar5 Ketika Rubrik, Pertanyaan, dan Diferensiasi Saling Terhubung6 Tanda-Tanda Budaya SOLO Mulai Tumbuh7 Membangun Budaya Membutuhkan Waktu8 Penutup Selama beberapa tahun terakhir, Taksonomi SOLO semakin dikenal di kalangan guru. Banyak pendidik mulai …

Mengidentifikasi Level SOLO Siswa dalam 5 Menit

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Mengapa Guru Perlu Mengidentifikasi Level SOLO?3 Lima Level dalam Taksonomi SOLO4 Mengidentifikasi Level SOLO dalam 5 Menit5 Mengapa Identifikasi Cepat Ini Penting?6 Tantangan dalam Mengidentifikasi Level SOLO7 Implikasi bagi Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Salah satu tantangan yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran adalah memahami kualitas pemahaman siswa secara cepat dan akurat. …

Taksonomi SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Memahami Taksonomi SOLO3 SOLO sebagai Peta Perjalanan Belajar4 Lima Tahap Perjalanan Belajar dalam Taksonomi SOLO5 Mengapa Siswa Perlu Mengenal Posisi Belajarnya?6 SOLO dan Assessment for Learning7 Implikasi bagi Praktik Pembelajaran8 Penutup9 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pembelajaran, guru sering menghadapi situasi yang menarik. Setelah menjelaskan suatu materi, guru bertanya kepada siswa: “Apakah …

Self Assessment Siswa Menggunakan Taksonomi SOLO

wisnurat

06 Jun 2026

Daftar Isi1 Pendahuluan2 Self Assessment dalam Perspektif Pembelajaran Modern3 Taksonomi SOLO sebagai Kerangka Refleksi Belajar4 Mengenalkan Bahasa SOLO kepada Siswa5 SOLO dan Pengembangan Metakognisi6 Praktik Self Assessment Berbasis SOLO di Kelas7 Dari Assessment of Learning Menuju Assessment as Learning8 Tantangan dalam Implementasi Self Assessment SOLO9 Implikasi bagi Pembelajaran10 Penutup11 Daftar Pustaka Pendahuluan Dalam praktik pendidikan …

x
x